Rancang Bangun Alat Pemanggang untuk Meningkatkan Efektifitas dan Produktivitas dengan Morphologi Chart Method

Muhammad Rizal Panca Bakhtiar, Ivan Sujana, Dedi Wijayanto

Abstract


Ayam bakar adalah olahan makanan yang paling banyak diminati oleh masyarakat Kota Pontianak. Namun, karena proses pengolahannya yang cukup merepotkan mengakibatkan masyarakat lebih memilih membeli daripada mengolahnya sendiri. Hal ini berdampak kepada para pengusaha yang menjual olahan ayam bakar, sehingga banyak rumah makan yang kewalahan dalam memenuhi keinginan konsumen.

Penelitian ini dilakukan di “Warung Ayam Penyet Bu Nina” yang berada di Komplek Pertokoan  Perdana Square, Jl. Perdana, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Topik penelitian ini adalah membuat produk pemanggang ayam yang dapat memanggang dalam skala besar dalam waktu yang bersamaan secara konstan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kansei Engginering dan metode Morphology Chart. Penggunaan metode Kansei Engineering bertujuan untuk merancang produk dengan mempromosikan perasaan yang timbul dari produk, sedangkan Bagan Morfologis adalah daftar atau ringkasan dari analisis deformasi secara sistematis untuk menentukan bagaimana bentuk suatu produk dibuat. Hasil dari kedua metode tersebut adalah ilustrasi sesuai dengan keinginan konsumen sendiri yang kemudian diaplikasikan ke dalam produk pemanggang ayam.

Berdasarkan 2 metode analisis yang dilakukan, didapatkan hasil untuk analisis Conjoint terpilih sampel ke 2 dari ke 12 sampel, karena pada sampel ke 2 ini sangat cocok dengan nilai deviasi Kansei Word yang di dapat. Sedangkan untuk analisis Multivariate juga terpilih sampel ke 2 dari ke 12 sampel karena pada sampel ini paling banyak modus yang keluar. Oleh karena itu  dapat di simpulkan bahwa perhitungan analisis akurat dan desain produk terpilih dinyatakan valid. Pembuatan alat pemanggang ayam berbasis Conveyor mengacu kepada desain sampel ke 2 sebagai desai yang terpilih. Tahap akhir dari penelitian ini adalah pembuatan produk yang dirancang sesuai dengan keinginan konsumen. Dengan jangka waktu yang sama dalam proses pemanggangannya yaitu 10 menit, jumlah ayam yang dihasilkan menggunakan alat pemanggang berbasi Conveyor  sebanyak 42-72 potong sedangkan pemanggangan ayam menggunakan alat pemanggang yang lama sebanyak 48-60 potong, sehingga selisih antara kedua alat tersebut lebih unggul alat pemanggang ayam bebrasis Conveyor sebanyak 12 potong ayam. Selain itu dibandingkan dengan proses selama melakukan pemanggangan, alat pemanggang berbasis Conveyor ini tidak memerlukan pengawasan sehingga operator dapat mengerjakan kegiatan lain hingga ayam masak, berbeda dengan alat pemanggang yang lama yang harus selalu diawasi sehingga operator tidak dapa melakukan kegiatan yang lainnya, hal ini berdampak pada bertambahnya jumlah karyawan dan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk upah sehingga jumlah pengeluaran menjadi lebih hemat.

Kata kunci: Pemanggang, Ayam Bakar, Kansei Engginering dan Morphologi Chart


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.