STUDI ANALISIS KUALITAS DAYA LISTRIK PADA AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) SAAT PERALIHAN BEBAN ( Studi Kasus : PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Pontianak )

Bastian Leonardo Situmorang .

Abstract


Kontinuitas penyaluran energi listrik dari pusat pembangkit sampai ke konsumen tidak dapat dijamin tersedia setiap saat, dibutuhkan suplai cadangan (genset) yang mempunyai kapasitas yang cukup. PT. Telkom Witel Kalbar, yang selama ini di suplai oleh PLN melalui feeder PLN Centrum dan feeder PLN Flexi dengan kapasitas daya masing-masing 555 KVA dan 240 KVA yang kadang-kadang terjadi pemadaman, oleh karena itu PT. Telkom Witel Kalbar memerlukan adanya genset sebagai sumber energi cadangan. Agar kontinuitas aliran listrik terjamin PT. Telkom Witel Kalbar memerlukan adanya ATS (Automatic Transfer Switch) dan AMF (Automatic Main Failure) sebagai alat untuk peralihan beban antara PLN dan genset apabila terjadi pemadaman.Berdasarkan hasil simulasi dan perhitungan ATS pada PT. Telkom Witel Kalbar memerlukan waktu 35 detik untuk peralihan beban dari PLN ke Genset serta kebalikannya, terdapat 3 buah ATS dapat bekerja dengan baik. Dengan memperbaiki faktor daya dari 0.8 menjadi 0,98  PT.Telkom kalbar dapat memaksmalkan penggunaan genset saat peralihan dari awalnya 1000000 Watt menjadi 1225000 Watt untuk genset dorman 1250 KVA, dan dari 880000 Watt menjadi 1078000 Watt untuk genset deutz 1100 KVA. Dengan begitu kualitas daya listrik dapat di optimalkan dan berdasarkan hasil perhitungan frekuensi dapat disimpulkan dengan kecepatan 1500 rotor per menit masing-masing genset dapat menghasilkan frekuensi stabil yaitu 50Hz untuk masing-masing genset.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.