KAJIAN KELAYAKAN POTENSI ENERGI ANGIN PADA KAWASAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK UNTUK DIMANFAATKAN MENJADI ENERGI LISTRIK

Ryski .

Abstract


Energi listrik adalah salah satu unsur yang tidak dapat terlepas dari kehidupan manusia pada umumnya. Hal ini menyebabkan energi listrik dari waktu ke waktu kian tinggi permintaanya. Energi listrik di Kalimantan Barat dihasilkan dari berbagai sumber energi, baik berupa sumber penergi fosil maupun sumber energi terbarukan yang tak terbatas ketersediaannya di alam. Di kota Pontianak dan sekitarnya, sumber energi listrik yang kita nikmati sehari-hari bersumber dari sumber energi fosil berupa solar dan gas yang diberdayakan oleh PLN Pontianak untuk konsumen, yang dimana energi listrik yang bersumber dari sumber energi fosil ini memiliki kelemahan yang tak dapat dipungkiri, yaitu pembaharuannya membutuhkan waktu yang sangat lama serta tidak ramah lingkungan. Berbeda dengan sumber energi terbarukan seperti air, angin dan panas matahari (surya) yang keberadaanya akan terus tersedia untuk dimanfaatkan. Namun menggunakan sumber energi terbarukan memang menghasilkan energi listrik yang relatif lebih kecil dibandingkan energi fosil jika penempatannya tidak tepat. Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai lokasi riset pemanfaatan energi angin dikonvesikan menjadi enegi listrik, dengan menggunakan Micro Wind Turbine AWI-E1000T 1000W terhadap data sekunder kecepatan angin dari NASA (National Aeronautics and Space Administration) pada ketinggian 20 meter menghasilkan kecepatan angin rata-rata sebesar 2.341697864 m/s pertahunnya dan dikonversikan ke energi listrik dengan analisa dan perhitungan data menghasilkan energi listrik 62.05889 kWh/Tahun. Memperhatikan nilai energi listrik yang dihasilkan dari pengaplikasian data kecepatan angin pada Micro Wind Turbine AWI-E1000T 1000W dapat disimpulkan bahwa potensi angin disekitar Universitas Tanjungpura kurang layak untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik skala Pembangkit Listrik Tenaga Angin, namun jika dilakukan penelitian lebih mendalam dengan menggunakan data kecepatan angin pada ketinggian di atas 20 meter yang memungkinkan didapatnya data kecepatan angin yang lebih tinggi serta menggunakan turbin dengan spesifikasi yang cocok untuk kondisi angin yang ada, maka akan menghasilkan energi yang lebih optimal.


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office/Publisher Address:
Editor Jteuntan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura,
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia

website:http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jteuntan