ANALISIS PERHITUNGAN RUGI-RUGI TRANSFORMATOR AKIBAT HARMONISA (STUDI KASUS GARDU DISTRIBUSI SMTI PONTIANAK)

Muhammad Fadhliyansyah .

Abstract


Sistem tenaga listrik di Indonesia didesain untuk bekerja pada frekuensi listrik 50 Hz, dimana salah satu komponen penting yang digunakan pada suatu sistem tenaga listrik adalah transformator. Namun, mesti sistem dirancang untuk bekerja pada frekuensi 50 Hz, jenis beban tertentu yaitu beban non-linear, dapat mengakibatkan sistem bekerja tidak hanya pada frekuensi dasar tersebut. Sebagian besar dari distorsi ini merupakan gejala pembentukan gelombang-gelombang dengan frekuensi berbeda yang merupakan perkalian bilangan bulat frekuensi dasarnya yang dikenal sebagai distorsi harmonisa. Setiap komponen pada sistem distorsi tenaga listrik dapat dipengaruhi oleh harmonisa walaupun dengan akibat yang berbeda. Meski demikian, pengaruh distorsi harmonisa pada komponen secara umum adalah penurunan kinerja dan bahkan kerusakkan. Oleh karena itu, perlu pada penulisan ini akan dijelaskan hasil pengamatan atas pengaruh distorsi harmonisa pada kinerja transformator sebagai salah satu komponen dasar sistem tenaga listrik. Kinerja transformator daya dapat ditentukan melalui parameter rugi-rugi daya yang terjadi pada transformator pada saat melayani beban linear dan non linear. Hasil pengujian menunjukkan bahwa saat bekerja melayani beban, distorsi harmonisa mengakibatkan nilai rugi-rugi daya pada transformator bertambah proporsional terhadap besar arus komponen-komponen harmonisa yang terdapat didalam arus beban. Kinerja transformator serta penurunan kapasitas kerja yang juga dapat terjadi akibat distorsi harmonisa tersebut.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office/Publisher Address:
Editor Jteuntan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura,
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia

website:http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jteuntan