Studi Karakteristik Sub Daerah Aliran Sungai (Sub DAS) Jemelak pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas Kabupaten Sintang

Jenius Mero, Saifudin Saifudin, Asadi Asadi

Abstract


ABSTRAK

JENIUS MERO, Studi Karakteristik Sub Daerah Aliran Sungai (Sub DAS) Jemelak pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas Kabupaten Sintang dibawah bimbingan bapak Ir. Saifudin, M.Si dan bapak Ir. H. Asadi, MP.

Air adalah materi yang berharga bagi makhluk hidup. Tidak ada air tidak mungkin ada kehidupan, karena air merupakan penyusun utama tubuh makhluk hidup. Perubahan waktu yang begitu cepat menyebabkan kebutuhan air oleh manusia semakin meningkat untuk berbagai keperluan dan salah satu sumber air yang digunakan adalah sungai.

Pada saat ini sungai sudah berada dalam keadaan yang kritis dimana kondisi DAS mengalami perubahan. Perubahan keadaan DAS ini disebabkan adanya perubahan aktivitas tata guna lahan pada daerah hulu sungai seperti perambahan hutan, alih guna hutan menjadi perkebunan, limbah industri maupun rumah tangga yang pada akhirnya tidak hanya memberi dampak pada daerah hulu saja tetapi juga menimbulkan dampak pada daerah tengah dan hilir sungai.

Penelitian bertujuan untuk mempelajari karakteristik Sub DAS Jemelak yang terletak di Kecamatan Sintang dan Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang Kalimantan Barat dan secara geografis Sub DAS Jemelak terletak antara 11102951.132 BT 11103712.155 BT dan 00625.961 LU 00159.811 LU dan mempunyai luas 4.588 Ha.

Hasil analisis di lapangan pH air di Sub DAS Jemelak rata-rata sebelum hujan (surut) adalah 4,35 dan pada saat setelah hujan (pasang) adalah 4,61, suhu 270C, kecerahan 59,66 cm, debit aliran sebelum hujan (surut) rata-rata 1,15 m3/detik dan setelah hujan (pasang) adalah 2,74 m3/detik, Sub DAS Jemelak termasuk ke dalam tipe iklim A. Hasil analisis di laboratorium menunjukkan laju sedimen rata-rata sebelum hujan (surut) adalah 8,35 ton/hari, sedangkan rata-rata sesudah hujan (pasang) adalah 70,67 ton/hari. dengan pola drainase denritik dan bentuk drainase memanjang atau seperti bulu burung dengan profil melintang sungai berbentuk segitiga. Orde sungai terdiri dari 2 orde dimana indeks kerapatan drainasenya tergolong kategori rendah.

Full Text:

Docx

Refbacks

  • There are currently no refbacks.