SIFAT FISIKA DAN SIFAT KIMIA TANAH DARI TIGA PERIODE SETELAH DIBAKAR PADA LADANG BERPINDAH DI KABUPATEN MELAWI

Rossie Wiedya Nusantara Rita Hayati Nova Agustiya Yeilty

Abstract


ABSTRAK

Membakar hutan merupakan suatu metode praktis dalam persiapan lahan untuk keperluan perladangan yang paling murah dan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sifat fisika dan sifat kimia tanah dari tiga periode setelah dibakar pada ladang berpindah 3 tahun (PB3), 5 tahun (PB5), 10 tahun (PB10) dan hutan sekunder (HS) di Desa Kayu Bunga, Kecamatan Belimbing Hulu, Kabupaten Melawi. Variabel penelitian meliputi sifat kimia tanah yaitu bobot isi, kadar air kapasitas lapang, porositas total, pH. Sifat kimia yaitu nitrogen total (N-total), fosfor tersedia, kalium dapat dipertukarkan (K-dd), kalsium dapat dipertukarkan (Ca-dd), magnesium dapat dipertukarkan (Mg-dd), natrium dapat dipertukarkan (Na-dd), kejenuhan basa (KB), kapasitas tukar kation dan C-organik. Hasil penelitian menunjukkan PB5, PB3 dan HS bertekstur lempung berliat sedangkan PB10 bertekstur liat. Sifat fisika tanah bobot isi tertinggi dari keempat lahan terdapat pada  lahan HS (1,13 g/cm3), kadar air tertinggi pada PB10 (61,36%), porositas tertinggi pada PB10 (58,96%). Sifat kimia tanah N-total tertinggi pada lahan HS, PB10 dan PB5 yaitu sebesar 0,27%, C-organik pada HS sebesar 0,27%, pH tanah dengan nilai tertinggi pada PB3 yaitu 5,36, P-tersedia pada HS (16,66 ppm), Ca-dd tertinggi pada PB3 sebesar 1,11 cmol/kg, Mg-dd pada lahan PB3 yaitu 0,51 cmol/kg, Na-dd dengan niai tertinggi pada lahan PB 5 sebesar 0,46 cmol/kg, nilai tertinggi K-dd terdapat pada lahan PB5 yaitu 0,31 cmol/kg, KTK tertinggi pada lahan HS sebesar 12,15 cmol/kg dan KB pada lahan PB3 sebesar 21,68%. 

 

Kata kunci: Sifat kimia tanah, sifat fisika tanah , periode setelah dibakar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.