PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH SAYURAN DAN KULIT PISANG KEPOK TERHADAP SERAPAN HARA NPK DAN HASIL TANAMAN SAWI PAKCOY (Brassica rapa) DI TANAH GAMBUT

Asripin Aspan Rita Hayati Lies Maharani

Abstract


ABSTRAK


Tanah gambut pada umumnya memilki tingkat kesuburan rendah yang ditandai dengan pH rendah, ketersediaan hara makro dan mikro rendah, kapasitas tukar kation tinggi dan kejenuhan basa rendah. Keadaan tersebut merupakan kendala utama dalam budidaya tanaman sawi. Upaya untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan cara memberikan pupuk organik cair dari limbah sayuran dan kulit pisang kepok. Pemberian pupuk organik cair selain sebagai sumber hara bagi tanaman, juga dapat memperbaiki sifat fisika, kimia dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair dari limbah sayuran dan kulit pisang kepok terhadap serapan hara NPK dan hasil tanaman sawi pakcoy di tanah gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan dosis berupa perlakuan P0 (tanpa POC), P1 (POC 10ml/L), P2 (POC 30ml/L), P3 (POC 50ml/L) dan P4 (10 gram NPK). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Pemberian POC dilakukan sebanyak 5 kali selama masa pertumbuhan dengan interval 1 minggu sekali dengan volume pemberian 200 ml/setiap pemberian. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji One Way-Anova, jika signifikan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test). Parameter yang diamati adalah berat basah, berat kering, serapan N, serapan P dan serapan K. Berdasarkan hasil sidik ragam pemberian pupuk organik cair limbah sayuran dan kulit pisang kepok tidak berpengaruh nyata terhadap berat basah, berat kering, serapan N dan serapan P, namun berpengaruh nyata terhadap serapan K. Hasil menunjukkan bahwa pada perlakuan P2 (30ml/L) menghasilkan rerata berat basah, berat kering, serapan N, serapan P dan serapan K tertinggi yakni berturut – turut 90,49 gram/tanaman, 4,53 gram/tanaman, 0,14 gram/tanaman, 0,07 gram/tanaman dan 0,12 gram/tanaman dibandingkan dengan yang lain, sedangkan pada perlakuan P0 (tanpa POC) menunjukkan rerata paling rendah disetiap parameter.

Kata Kunci : pupuk organik cair, limbah sayuran, kulit pisang kepok, sawi pakcoy


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.