PENGARUH PERLAKUAN KOMBINASI LUMPUR LAUT DAN BIOCHAR TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N, P, K DAN PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM MERAH (Alternanthera amoena Voss) PADA TANAH PASCA PETI

Denah Suswati Rini Hazriani Devi Fatmala

Abstract


ABSTRAK

Pemanfaatan lahan pasca PETI sebagai lahan pertanian memerlukan sejumlah upaya untuk mengembalikan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian lumpur laut dan biochar terhadap ketersediaan hara N, P dan K pada tanaman bayam merah pada tanah pasca PETI di Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang. Penelitian  berlangsung dari bulan juli 2018. Penelitian ini disusun menggunakan  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yang terdiri dari dosis lumpur laut: LL 0%, LL1 5%, LL2 10% dan LL3 15% dan dosis ampas tebu:  B0 %,  B1 2%, B2  4% dan  B3 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian lumpur laut dan biochar berpengaruh nyata terhadap parameter pH, C-organik, N-total, P-tersedia, K-dd, KTK, berat basah, dan berat kering tanaman. Namun, pemberian lumpur laut dan biochar tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan L2B3 (lumpur laut 10% dan biochar 6%) dapat meningkatkan pH, C-Organik, dan K-dd dibandingkan dengan kontrol yaitu masing-masing sebesar 8,01, 0,95%, dan 0,42 cmol(+)kg-1. Perlakuan L2B0 (lumpur laut 10% dan tanpa biochar) dapat meningkatkan N-total dan KTK dibandingkan dengan kontrol yaitu masing-masing sebesar 1,29% dan 6,05 cmol(+)kg-1. Perlakuan L1B3 (lumpur laut 5% dan biochar 6%) dapat meningkatkan P-tersedia, berat basah dan berat kering tanaman dibandingkan dengan kontrol yaitu masing-masing sebesar 123,54 ppm, 17,87 g, dan 1,37 g. Pemberian perlakuan L1B3 (lumpur laut 5% dan biochar 6%) dapat meningkatkan berat basah dan berat kering tanaman bayam merah dibandingkan kontrol masing-masing sebesar 201,12% dan 156,25%.

 

Kata Kunci : bayam merah (Alternanthera amoena Voss), biochar, lumpur laut, tanah pasca PETI


Refbacks

  • There are currently no refbacks.