PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN KCl TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL

MURNI 1

Abstract


Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura yang tergolong sayuran rempah memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi tinggi. Usaha untuk meningkatkan produksi bawang merah di Kalimantan Barat dapat dilakukan pada berbagai jenis tanah, termasuk tanah aluvial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis kombinasi yang terbaik dari pupuk kandang ayam dengan KCl terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Desa Parit Bugis, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Penelitian dimulai dari tanggal 21 Mei 2018 sampai 19 Agustus 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu A= 50 g/tanaman pupuk kandang ayam setara dengan 10 ton/ha dan 1,5 g KCl/tanaman setara dengan 300  kg/ha, B= 75 g/tanaman pupuk kandang ayam setara dengan                 15 ton/ha dan 1,25 g KCl/tanaman setara dengan 250  kg/ha, C= 100 g/tanaman pupuk kandang ayam setara dengan 20 ton/ha dan 1 g KCl/tanaman setara dengan 200  kg/ha, D= 125 g/tanaman pupuk kandang ayam setara dengan 25 ton/ha dan 0,75 g KCl/tanaman setara dengan 150  kg/ha, E= 150 g/tanaman pupuk kandang ayam setara dengan 30 ton/ha dan 0,5 g KCl/tanaman setara dengan 100 kg/ha. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel sehingga tanaman seluruhnya berjumlah 75 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun per rumpun (helai), jumlah umbi per rumpun (buah), berat segar umbi per rumpun (g), berat kering angin umbi per rumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pupuk kandang ayam dan KCl memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan.

Kata kunci : aluvial, bawang merah, KCL dan pupuk kandang ayam.


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.