PENGARUH ABU SEKAM PADI DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH DI TANAH ALUVIAL

Ali Imron, Nurjani Nurjani, Rini Susana

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu sekam padi dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di tanah aluvial serta interaksinya. Penelitian dilaksanakan di lahan pasang surut dengan jenis tanah aluvial tipe luapan C milik masyarakat Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilaksanakan dari 17 April 2018 – 10 Juli 2018, dengan menggunakan rancangan petak terbagi (Split Plot Design) yang terdiri dari abu sekam padi (A) dosis 10 ton/ha dan 20 ton/ha sebagai main plot dan jarak tanam (J) 15 cm x 15 cm, 20 cm x 20 cm, dan 25 cm x 25 cm sebagai sub plot. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dengan 5 tanaman sampel per bedengan. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, berat basah umbi, berat kering angi umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara abu sekam padi dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di tanah aluvial. Pemberian abu sekam padi 20 ton/ha memberikan pengaruh nyata terhadap variabel pengamatan jumlah daun, jumlah umbi, dan berat kering umbi per petak. Jarak tanam 15 cm x 15 cm berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman dan berat kering angin umbi per petak.

 

 Kata Kunci: Abu Sekam Padi, Aluvial, Bawang Merah, Jarak Tanam

 


Refbacks

  • There are currently no refbacks.