PENINGKATAN VIABILITAS BENIH PADI LOKAL MENGGUNAKAN polyethylene glycol

Bismindar Bismindar, Henny Sulistyowati, Asnawati Asnawati

Abstract


Benih padi merupakan benih yang cepat mengalami kemunduran kualitas seiring dengan lamanya penyimpanan sehingga menurunkan daya berkecambahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi PEG yang terbaik untuk peningkatan viabilitas benih padi lokal. Penelitian dilakukan di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan faktor tunggal yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu: k0 = tanpa PEG, k1 = PEG dengan konsentrasi 1 %, k2 = PEG dengan konsentrasi 2,5 %, k3 = PEG dengan konsentrasi 4 %, k4 = PEG dengan konsentrasi 5,5 %. Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 2 sampel. Setiap sampel menggunakan 50 benih padi yang disusun dalam gulungan kertas merang. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar air benih (%), daya berkecambah benih (%), indeks vigor (%), keserempakan tumbuh (%), dan kecepatan tumbuh (%/etmal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi PEG yang paling efektif yaitu 1 % dengan rata – rata indeks vigor 77,20 %, dan kecepatan tumbuh 24,17 %.
Kata kunci: padi, polyethylene glycol, viabilitas.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.