EKSPLORASI CENDAWAN PELARUT FOSFAT DARI TIGA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI DESA KAYU TANAM KECAMATAN MANDOR KABUPATEN LANDAK

Sartono Sutarman Asrifin

Abstract


ABSTRAK

Unsur fosfat adalah unsur hara esensial kedua setelah nitrogen. Perannya tidak dapat digantikan oleh unsur yang lain. Ketersediaan fosfat umumnya rendah di dalam tanah dikarenakan mudah terikat oleh unsur lain Fe, Al, Ca dan Mg. Mikrobia yang dapat melarutkan fosfat menjadi penting dalam sistem pertanian. Tujuan penelitian ini untuk mengkoleksi dan mempelajari sebaran cendawan yang dapat melarutkan fosfat pada tiga tipe penggunaan lahan, menguji kemampuan cendawan dalam melarutkan fosfat yang di isolasi dari beberapa penggunaan lahan yakni lahan karet, lahan sawit dan lahan ubi kayu di Desa Kayu Tanam Kecamatan Mandor Kabupaten Landak. Isolasi cendawan pelarut fosfat (CPF) dilakukan menggunakan media pikovskaya CaPO4 sebagai sumber P dengan metode pengenceran (dilution method). Sedangkan penghitungan kelimpahan CPF dengan metode (colony counter) dengan ketetapan standart (plate count). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya ditemukan cendawan pelarut fosfat (CPF) pada sumber P CaPO4 yakni isolat SP1,SP3, dan SP5. Isolat CPF CaPO4 memiliki indeks pelarutan terbesar adalah SP5 sebesar 515 mm2. Kelimpahan populasi CPF meningkat pada lahan yang P tersedia rendah dibandingkan P tersedia tinggi.

Kata kunci : Fosfat, ultisol, karet, sawit, ubi kayu, cendawan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.