Respon Pertumbuhan Anggrek Phalaenopsis Hibrid pada Media MS dan Berbagai Media Alternatif Secara In Vitro

AYU DIAH PUTU LAKSMI PUTRI, ASNAWATI ASNAWATI, NUR ARIFIN

Abstract


Media kultur merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan perbanyakan dengan kultur in vitro. Media dasar kultur in vitro seperti Murashige and Skoog (MS) dalam pembuatannya rumit serta bahan-bahan kimia yang relatif mahal dan terkadang sulit untuk didapat. Media  alternatif pupuk dapat dijadikan sebagai alternatif karena harga bahan-bahan yang murah, mudah didapat dan kandungan unsur haranya lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan anggrek Phalaenopsis hibrid pada media MS dan berbagai jenis media alternatif secara in vitro. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 27 Maret hingga 27 Juli 2017 di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu media MS, Growquick S, Growmore, Hyponex hijau dan Gandasil D dengan penambahan BAP 1,5 ppm dan air kelapa 100 ml/l. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan jumlah akar (helai), waktu terbentuk tunas (MST), jumlah tunas (tunas) dan persentase eksplan membentuk tunas (%). Hasil penelitian menunjukkan media alternatif lebih mampu mendorong pembentukan tunas dibandingkan media MS pada persentase eksplan membentuk tunas meskipun respon pertumbuhan anggrek Phalaenopsis hibrid secara umum sama baiknya pada media MS maupun media alternatif. Media alternatif pupuk Gandasil D menunjukkan hasil yang lebih baik pada persentase eksplan membentuk tunas, yaitu sebesar 75% dibandingkan dengan media alternatif lainnya.

 

Kata kunci : Anggrek, In Vitro, Media Alternatif, Media MS, Phalaenopsis Hibrid


Refbacks

  • There are currently no refbacks.