Pengaruh Mikoriza Dan Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Terong Hijau (Solanum melongena L)Pada Tanah Aluvial

KRISTOTRI SUDARTO GULTOM, AHMAD MULYADI, SRI RAHAYU

Abstract


 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi mikoriza dan pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil terong hijau serta mendapatkan dosis pemupukan KCl yang terbaik pada tanaman terong pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016-Maret 2017 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari faktor pertama yaitu 2 level mikoriza dan faktor kedua yaitu 4 level pupuk KCl, sehingga diperoleh 8 kombinasi dengan 3 ulangan. Faktor pertama yang diberikan yaitu tanpa mikoriza (m0) dan dengan mikoriza (m1). Faktor kedua yang diberikan yaitu tanpa KCl (k0), 1,5 g KCl/polibag (k1), 3 g KCl/polibag (k2), 4,5 g KCl/polibag (k3). Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi tinggi tanaman, volume akar, persentase akar terinfeksi mikoriza, berat kering, panjang buah, diameter buah, jumlah buah, berat buah pertanaman, berat perbuah pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman terong hijau yang diinokulasi mikoriza lebih baik dibandingkan dengan tanaman yang tidak diinokulasi mikoriza. Inokulasi mikoriza mampu meningkatkan tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar dan panjang buah. Sedangkan pupuk KCl mampu meningkatkan tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar panjang buah, diameter buah, jumlah buah, berat perbuah, berat buah pertanaman terong hijau pada tanah aluvial. Inokulasi mikoriza dan pemberian KCl dapat meningkatkan pertumbuhan terong hijau pada tanah aluvial. Dosis pemupukan KCl pada tanaman terong hijau yang efektif adalah 3 g/polibag.  

 

Kata kunci: mikoriza , pupuk KCl, tanah aluvial, terong hijau

Refbacks

  • There are currently no refbacks.