Pengaruh Penggunaan Mulsa Alang-alang (Imperata cylindrica) Terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Tanaman Lobak (Rhapanus sativus L.)

wiki sarbino astina

Abstract


ABSTRAK

Penggunaan alang-alang sebagai mulsa ditujukan untuk mencegah erosi, menjaga kelembaban tanah, mengurangi kerusakan daun dan mengendalikan gulma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mulsa  alang-alang terhadap pertumbuhan gulma dan hasil tanaman lobak. Penelitian dilaksanakan di lahan sayuran milik petani kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu perlakuan yaitu menggunkan mulsa alang-alang. Perlakuan terdiri dari : m0 (tanpa alang-alang), m1 (tanpa alang-alang dengan penyiangan gulma hari ke 25), m2 (menggunakan alang-alang 0.5 kg/petak), m3 (menggunakan alang-alang 0.75 kg/petak), m4 (menggunakan alang-alang 1 kg/petak), m5 (menggunakan alang-alang 1.25 kg/petak). Variabel yang diamati yaitu keragaman (jenis gulma), jumlah daun lobak, intensitas kerusakan daun lobak, berat segar tanaman lobak dan berat segar umbi lobak. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ditemukan 8 jenis gulma yang menckup 7 famili, yaitu Amaranthus sp, Portulaca olerace, Asystasia gangetica, Cleome rutidosperma, Echinocloa colona, Paspalum konjugatum, Cyperus iria. Gulma dominan adalah Amaranthus sp (SDR 69.28 %), pemberian mulsa alang-alang tidak berpengaruh nyata terhadap intensitas kerusakan daun lobak, berat segar tanaman lobak dan berat segar umbi lobak.    

Kata kunci : gulma, mulsa alang-alang, lobak


Refbacks

  • There are currently no refbacks.