Upaya Peningkatan Viabilitas Benih Cabai Menggunakan Matriconditioning plus ekstrak touge kacang hijau

JANG JOKO, TANTRI PALUPI, AGUS RULIYANSYAH

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak touge kacang hijau terhadap peningkatan viabilitas benih cabai serta mencari konsentrasi ekstrak touge kacang hijau terbaik yang digunakan terhadap peningkatan viabilitas benih cabai. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Agroklimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak pada bulan Maret-April 2015. Penelitian ini menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan faktor perlakuan yaitu matriconditioning+larutan eksrak touge yang terdiri dari 7 perlakuan yaitu P0, P1, P2, P3, P4, P5, P6, dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, tiap ulangan terdiri dari 2 sampel. Banyaknya benih yang dikecambahkan tiap sampel adalah 50 benih. Adapun perlakuan yg dimaksud yaitu P0 =  kontrol (tanpa matric), P1= matriconditioning abu gosok+aquades,P2=matriconditioning abu gosok+larutan ekstrak touge 10%, P3= matriconditioning abu gosok+larutan ekstrak touge 20%, P4matriconditioning abu gosok + larutan ekstrak touge 30%, P5=matriconditioning abu gosok + larutan ekstrak touge 40%, P6=  matriconditioning abu gosok + larutan ekstrak touge 50%. Variabel pengamatan terdiri dari daya berkecambah benih, indeks vigor, keserempakan tumbuh dan kecepatan tumbuh. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak touge kacang hijau dengan konsentrasi 40% memberikan hasil terbaik terhadap viabilitas benih cabai.

 

Kata kunci : benih cabai, viabilitas, matriconditioning dan ekstrak touge

Refbacks

  • There are currently no refbacks.