Cover Image

Identifikasi Kesuburan Tanah Alluvial pada Perkebunan Karet Rakyat di Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya

NOBERTUS Nobertus, Rita Hayati, Ari Krisnohadi

Abstract


Karet merupakan komoditas yang penting untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terutama peralatan rumah tangga yang merupakan bahan bakunya dari karet, seperti sol sepatu, kursi, selang, sikat, ember, pelapis kabel, ban, dan beranekaragam manfaat karet dalam kehidupan sehari-hari lainnya. Luas perkebunan karet secara umum di Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2008 adalah sebesar 32.145,1 ha dengan total produksi 11.140 ton dengan produktivitas 346,5 kg/ha/tahun dan pada tahun 2009 produksinya mengalami penurunan menjadi 10.958,7 ton, dengan produktivitas 340,9 kg/ha/tahun. Luas perkebunan karet di Kecamatan Sungai Ambawang sendiri adalah 13.001,4 ha dan merupakan terluas di Kabupaten Kubu Raya dengan jumlah produksi sebesar 6.305,3 ton dengan produktivitas 484,9 kg/ha/tahun (BPS Kabupaten Kubu Raya 2009). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah, rekomendasi umum hara N, P dan K untuk menunjang pertumbuhan dan produksi yang baik. Penelitian ini dilakukan di Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya dengan luas umum kebun karet di Desa Lingga 500 Ha. Metode yang digunakan dengan mengambil sampel langsung dilapangan dan wawancara dengan petani, pengambilan sampel tanah diambil dari 2 umur tanaman yang berbeda-beda, dalam satu lokasi di ambil 5 titik sampel tanah dengan pengambilan sistem grid dan dikompositkan. Parameter pengamatan Reaksi Tanah (pH), N-Total Tanah, P tersedia, K dapat dipertukarkan, C-Organik Tanah, Kapasitas Tukar Kation, Calsium tersedia, Magnesium, Natrium, Kejenuhan Al, Bobot Isi, Kedalaman Pirit, Warna Tanah Kedalaman Muka Air Tanah dan Drainase. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat masam, Kadar nitrogen (N) total tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah sampai rendah, kadar fosfor (P) tersedia tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah, kadar kalium (K) dapat dipertukarkan tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah, C-Organik pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah sampai sedang, magnesium (Mg) tersedia pada lokasi penelitian tergolong sangat sendah sampai rendah, natrium (Na) pada lokasi penelitian tergolong rendah, Kejenuhan Alumunium (Al) pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah, kedalaman sufidik dilokasi penelitian tergolong sangat dalam, Kapasitas Tukar Kation pada lokasi penelitian tergolong sedang, Kejenuhan Basa pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah, dan status kesuburan tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah.
Kata kunci :Status Hara, Tanaman Karet, Kesuburan Tanah.



Refbacks

  • There are currently no refbacks.