Identifikasi Status Hara N, P dan K untuk Tanaman Padi Sawah Tadah Hujan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang

TRI WAHYUNI, DENAH SUSWATI, RINI HAZRIANI

Abstract


Padi sawah (Oryza sativa.L) adalah bahan baku pangan pokok yang vital bagi rakyat Indonesia. Menanam padi sawah sudah menjadi tradisi umum bagi sebagian besar petani di Indonesia, yang pada mulanya banyak diusahakan di pulau Jawa.  Namun, saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia sudah tidak asing lagi dengan kegiatan menanam padi di sawah. Produksi padi sawah di Kabupaten Bengkayang  sebesar 124,157 ton/ha per tahun, terdiri dari 101,735 ton pertahun padi sawah dan 22,422 ton padi ladang.  Luas panen 39,139 Ha, dengan produktifitas padi tahun 2015 sebesar 31,72 Kwintal/Ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status ketersediaan unsur hara N, P, K pada tanah sawah di Desa Sebente, dan menghitung rekomendasi pemupukan N, P dan K untuk meningkatkan produksi padi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang dengan luas Persawahan 2 Ha.  Waktu penelitian 3 bulan, dimulai dari persiapan sampai penyajian hasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode sistem diagonal dan metode wawancara, untuk pengambilan sampel tanah pada  kedalaman 0-20 cm, pengambilan sampel tanah komposit diambil 4 petak sawah yang berbeda. Parameter pengamatan adalah reaksi tanah (pH), N total, P tersedia tanah, K tersedia tanah, dan C-Organik tanah. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam, C-Organik  pada lokasi penelitian sangat rendah sampai dengan tinggi, nitrogen (N) total tanah pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sedang, Fosfor (P) tersedia pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sangat rendah, kalium (K) tersedia tanah dilokasi penelitian tergolong sangat rendah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.