Aplikasi Metode Magnetotellurik Untuk Pendugaan Reservoir Panas Bumi (Studi Kasus: Daerah Mata Air Panas Cubadak, Sumatera Barat)

Hezliana Syahwanti, yudha Arman, Okto Ivansyah, Muhammad Kholid

Abstract


Data hasil perekaman dengan metode magnetotellurik di daerah mata air panas Cubadak, Sumatera Barat telah diolah dengan perangkat lunak pengolahan data MT. Hasil pengolahan data berupa gambar sebaran resistivitas pada lintasan yang dipilih terhadap kedalaman. Letak batuan penudung, reservoir dan patahan dapat ditentukan pada gambar lintasan tersebut. Hasil pengolahan data berupa pemodelan yang ditampilkan dalam gambar nilai resistivitas terhadap kedalaman dan jarak antar titik ukur pada lintasan yang telah ditentukan. Lintasan yang digunakan ada dua yaitu lintasan Uutara-Selatan dengan 6 titik ukur dan lintasan Barat Daya-Timur Laut dengan 7 titik ukur. Pada lintasan utara-selatan dapat diduga adanya potensi panas bumi diantara titik ukur MTCB-16 dan MTCB-22 pada kedalaman 1000 meter yang ditunjukkan dengan penurunan resistivitas dari 35-61 Ωm menjadi 15-27 Ωm. Pada lintasan barat daya-timur laut terdapat penurunan resistivitas dari 20-200 Ωm menjadi 5-12 Ωm di kedalaman 1000 meter yang diduga sebagai batuan penudung pada sistem panas bumi di daerah mata air panas Cubadak.


Keywords


Panas Bumi, Metode Magnetotellurik, Mata Air Panas

Full Text:

PDF

References


Agung, L., 2009, Pemodelan Sistem Geothermal dengan Menggunakan Metode Magnetotelurik di Daerah Tawau, Sabah, Malaysia, Universitas Indonesia, Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Depok, (Skripsi).

Amriyah, Q., 2012, Pemodelan Data Magnetotellurik Multidimensi untuk Mendelineasi Sistem Geotermal Daerah Tawau, Malaysia, Universitas Indonesia, Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Depok, (Skripsi).

Gaffar, E.Z., Wardhana D.D., Widarto, D.S., 2007, Studi Geofisika Terpadu di Lereng Selatan G. Ungara Jawa Tengah, dan Implikasinya terhadap Struktur Panasbumi, ISSN: 1411- 3082, Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol. 8 No. 2.

Grandis, Dr. H., 1997, Practical Algorithm For One-Dimensional (1-D) Magnetotelluric Forward Modelling, Department Geophysics & Meteorology, Institut Teknologi Bandung, Journal Geofisika 1/97.

Heditama, D.Z., 2011, Pemprosesan Data Time Series pada Metode Magnetotellurik (MT) Menjadi Data Resistivitas Semu dan Fase Menggunakan MatLab, Universitas Indonesia, Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Depok, (Skripsi).

Ika, 2014, Miliki Cadangan Terbesar Dunia, Potensi Panas Bumi Belum Digarap Maksimal, Universitas Gadjahmada, http://ugm.ac.id/id/berita/9524-miliki.cadangan.terbesar.dunia.potensi.panas.bumi.belum.digarap.maksimal (16 Desember 2014)

Kadir, T.V.S., 2011, Metode Magnetotellurik (MT) Untuk Eksplorasi Panas Bumi Daerah Lili, Sulawesi Barat dengan Data Pendukung Metode Gravitasi, Universitas Indonesia, Kekhususan Geofisika Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Depok, (Skripsi).

Nurhadi, M., Widodo, S., Soetoyo, Sulaeman, B., 2009, Penyelidikan Terpadu Daerah Panas Bumi Cubadak, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Prosiding Hasil Kegiatan Lapangan Pusat Sumber Daya Geologi Tahun 2009, Bandung.

Mwakirani, R., 2012, Magneto-tellurik (MT) Data Processing, Short Course VII on Exploration for Geothernal Resources, United Nations University-Geothernal Training Programme, Geothermal Development, and Kenya Electricity Generating Co., Ltd., Kenya.

Saptaji, Ir. N.M. Ph.D, 2001, Tehnik Panas Bumi, Institud Teknologi Bandung, Departemen Teknik Perminyakan, Fakultas Ilmu Kebumian dan teknologi Mineral, Bandung.

Satrio, A., Koesuma, S., 2012, Identifikasi Panasbumi di Daerah Ngijo dan Pablengan Karanganyar Menggunakan Metode Audio Magnetotelurik, ISSN: 2089-0133, Indonesia Journal of Applied Physics Vol. 2. No.2: 198.

Simpson, F. dan Bahr, K., 2005, Practical Magnetotellurics, Cambridge University Press.

Siripunvaraporn, W., 2006, WSINV3DMT version 1.0.0 for Single Processor Machine: User Manual, Department of Physics, Faculty of Science, Mahinol University, Thailand.

Tim Penyusun, 2009, Penyelidikan Geokimia Daerah Panas Bumi Cubadak Kabupaten Pasaman, Sumatera barat, Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung.

Tim Penyusun, 2011, Survei Magnetotellurik Daerah Panas Bumi Cubadak, Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat, Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/positron.v4i2.8770

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY
IN COOPERATION WITH

Jurusan Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Tanjungpura
 Physical Society of Indonesia
Cabang Kalimantan Barat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.