Model Matematika Sederhana Kebergantungan Jumlah Titik Panas pada Curah Hujan di Kalimantan Barat

Andriani Safitri, Riza Adriat

Abstract


Telah dibangun sebuah model matematis kebergantungan jumlah titik panas (hotspot) terhadap curah hujan di Kalimantan Barat. Model ini mengasumsikan bahwa perubahan jumlah hotspot bergantung pada hasil interaksi antara jumlah hotspot pada saat itu dan perubahan curah hujan pada saat tersebut. Dengan menggunakan asumsi ini dapat diperoleh bahwa jumlah hotspot akan menurun secara eksponensial terhadap curah hujan. Hasil validasi model matematis menunjukkan bahwa terdapat 11 kabupaten/kota di Kalimantan Barat memiliki nilai koefisien determinasi (R2) ≥ 0,90 dan terdapat 3 kabupaten/kota yang memiliki koefisien determinasi (R2) < 0,40. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah hotspot di sebagian besar kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Barat akan menurun secara eksponensial terhadap peningkatan jumlah curah hujan. Model matematis yang diperoleh ini memperbaiki model linier yang telah diusulkan oleh peneliti sebelumnya sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang pengaruh jumlah curah hujan pada jumlah hotspot.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan oleh:

http://jurnal.untan.ac.id/public/site/images/opprisma/logo_untan_kecil_134

Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura

Alamat Redaksi:

Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Komp. Fakultas MIPA, Untan, Pontianak, Kode Pos: 78124, E-mail: prismafisika@physics.untan.ac.id

Template MS Word Download Disini http://jurnal.untan.ac.id/public/site/images/opprisma/simbol_ms_word_kecil_82Klik ikon untuk melihat Statistik Jurnal: http://jurnal.untan.ac.id/public/site/images/opprisma/statistic_kecil_50

 

Flag Counter

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.