Perhitungan Potensi Energi Angin di Kalimantan Barat

Irine Rahmani Utami Ar, Muhammad Ishak Jumarang, Apriansyah Apriansyah

Abstract


Telah dilakukan penelitianuntuk mengetahui potensi energi angin di wilayah Kalimantan Barat. Perhitungan potensi energi angin menggunakan data kecepatan angin tahun 2006 s.d. 2015 di 14 kabupaten/kota. Data tersebut diolah dengan menggunakan software surfer dan dianalisis berdasarkan empat kondisi musim di Indonesia.Hasil perhitunganmenunjukanrata-rata daya listrik tertinggi pada Musim Barat, Musim Timur dan Musim Peralihan II per wilayah di Kalimantan Barat berada di Kabupaten Ketapang dengan nilai berturut-turut yaitu 562,22 Watt, 1013,39 Watt dan 173,18 Watt. Hasil yang sangat berbeda diperoleh Musim Peralihan I dimanarata-rata daya listriknya hanya berkisar antara 0,10 s.d 0,77 Watt. Hal tersebut menunjukan daya listrik tertinggi terjadi pada Musim Timur dan berada pada Kabupaten Ketapang dengan nilai sebesar 1013,39 Watt. Namun dengan daya listrik tersebut Kabupaten Ketapang belum berpotensi menghasilkan daya listrik kontinu di Kalimantan Barat.

 

Kata kunci :EnergiAngin, Daya Listrik, Kalimantan Barat

Telah dilakukan penelitianuntuk mengetahui potensi energi angin di wilayah Kalimantan Barat. Perhitungan potensi energi angin menggunakan data kecepatan angin tahun 2006 s.d. 2015 di 14 kabupaten/kota. Data tersebut diolah dengan menggunakan software surfer dan dianalisis berdasarkan empat kondisi musim di Indonesia.Hasil perhitunganmenunjukanrata-rata daya listrik tertinggi pada Musim Barat, Musim Timur dan Musim Peralihan II per wilayah di Kalimantan Barat berada di Kabupaten Ketapang dengan nilai berturut-turut yaitu 562,22 Watt, 1013,39 Watt dan 173,18 Watt. Hasil yang sangat berbeda diperoleh Musim Peralihan I dimanarata-rata daya listriknya hanya berkisar antara 0,10 s.d 0,77 Watt. Hal tersebut menunjukan daya listrik tertinggi terjadi pada Musim Timur dan berada pada Kabupaten Ketapang dengan nilai sebesar 1013,39 Watt. Namun dengan daya listrik tersebut Kabupaten Ketapang belum berpotensi menghasilkan daya listrik kontinu di Kalimantan Barat.

 

Kata kunci :EnergiAngin, Daya Listrik, Kalimantan Barat


Full Text:

PDF

References


A, Rahman A. Prakiraan Dan Analisa Kebutuhan Energi Listrik Provinsi Sumatra Barat Hingga Tahun 2014 dengan Metode Analisis Regresi Linear Berganda. Teknik Elektro ITP. 2015 Juli; 4(2).

Rizkiani I, Kamiran , Subchan. Analisis dan Simulasi Konversi Energi Angin Menjadi Energi Listrik Menggunakan Metode Feedback Linearization Control. Jurnal Sains dan Seni ITS. 2012 September; 1(1).

Rachman A. Analisis dan Pemetaan Potensi Energi Angin di Indonesia Depok: Universitas Indonesia; 2012.

Resmi C. Studi Eksperimental Sistem Pembangkit Listrik pada Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) Skala Kecil Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember; 2010.

Habibie MN, Sasmito , Kurniawan R. Kajian Potensi Energi Angin di Wilayah Sulawesi dan Maluku. Jurnal Meteorologi Dan Geofisika. 2011 September; 12(2).

Tambrin MH. Analisis Potensi Energi Angin dalam Mendukung Kelistrikan Kawasan Perbatasan Studi Kasus :Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Pontianak: Universitas Tanjungpura; 2014.

Schlitzer R. Ocean Data View Software. [Online].; 2014 [cited 2015 Januari. Available from https://odv.awi.de/.

Lakitan B. Dasar-dasar Klimatologi Jakarta: Raja Grafindo Husada; 2002.

Himran S. Potensi Energi Angin. Jurnal Forum Teknik. 2002; 26(1).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan oleh:

http://jurnal.untan.ac.id/public/site/images/opprisma/logo_untan_kecil_134

Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura

Alamat Redaksi:

Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Komp. Fakultas MIPA, Untan, Pontianak, Kode Pos: 78124, E-mail: prismafisika@physics.untan.ac.id

Template MS Word Download Disini http://jurnal.untan.ac.id/public/site/images/opprisma/simbol_ms_word_kecil_82Klik ikon untuk melihat Statistik Jurnal: http://jurnal.untan.ac.id/public/site/images/opprisma/statistic_kecil_50

 

Flag Counter

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.