PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP SKOR STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI PROGRAM STUDI KEPERAWATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK

Suci Wahyuni .

Abstract


Latar Belakang : Mahasiswa tingkat akhir memiliki tugas untuk menyelesaikan
skripsi sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana. Dalam proses mengerjakan
skripsi seringkali terdapat berbagai kendala sehingga menyebabkan terjadinya
stres. Hasil survei yang dilakukan oleh American College Health Association
(ACHA) pada tahun 2013 di Amerika, menjelaskan satu diantara masalah besar
yang dihadapi mahasiswa dalam dunia perkuliahan adalah stres. 9 dari 10
mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan skripsi mengalami tanda dan gejala
dari stres. Satu diantara upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi stres dan
dapat membantu merubah stres negatif menjadi stres positif adalah dengan terapi
tertawa.
Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap skor stres pada mahasiswa
tingkat akhir di Program Studi Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak.
Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian quasy experiment
dengan jenis penelitian pre and post test control group design pada 32 responden.
Instrumen menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) dan jenis analisis
menggunakan uji paired t-test.
Hasil : Setelah diberikan terapi tertawa pada mahasiswa tingkat akhir menunjukan
adanya penurunan skor Perceived Stress Scale (PSS) yang ditunjukan oleh uji
paired t-test yang memberikan nilai signifikan p=0,000.
Kesimpulan : Ada pengaruh terapi tertawa terhadap skor stres pada mahasiswa tingkat
akhir di Program Studi Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak. Sehingga terapi
tertawa dapat direkomendasikan untuk membantu mengurangi skor stres pada mahasiswa
tingkat akhir.

Kata Kunci : Stres, Mahasiswa, Terapi Tertawa.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.