HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT

Ulfa Nadiati .

Abstract


Latar belakang : Penyakit TB paru mempunyai prevalensi yang tinggi. Hal ini
berdampak pada aspek kehidupan baik fisik, psikologis, sosial dan spritual.
Dampak ini mempengaruhi kualitas hidup pasien. Perlu penanganan yang baik
salah satunya adalah adanya dukungan dari sekitarnya.
Tujuan : Mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien
tuberkulosis paru di Kecamatan Pontianak Barat.
Metode : Desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross
sectional study. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan
jumlah sampel 41 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner
dukungan sosial dan Short Form 36 (SF-36) untuk mengukur kualitas hidup. Uji
statistik menggunakan uji Pearson.
Hasil : Responden dengan dukungan sosial baik memiliki kualitas hidup baik
sebanyak 61,9% dan kualitas hidup yang buruk sebanyak 38,1%. Responden
dengan dukungan sosial buruk memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 35%
dan kualitas hidup yang buruk sebanyak 65%. Hasil uji statistik didapatkan nilai
r=0,361 dan p=0,020. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan sosial
maka semakin baik pula kualitas hidupnya dan menunjukkan bahwa ada
hubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pada pasien TB paru di
Kecamatan Pontianak Barat.
Kesimpulan : Terdapat hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup pada
pasien tuberkulosis paru.

Kata Kunci : Tuberkulosis paru, dukungan sosial, kualitas hidup
Refesensi : 42 (2007-2017)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.