ANALISIS FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA LUKA KAKI BERULANG PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI KLINIK KITAMURA DAN RSUD Dr. SOEDARSO PONTIANAK

Dony Azie Pratama .

Abstract


Latar Belakang : Penderita diabetes melitus berisiko 29 kali lebih beresiko
terjadinya komplikasi luka kaki diabetes. Beberapa faktor yang dapat dicurigai
menjadi penyebab terjadinya luka kaki diabetes berulang pada pasien diabetes melitus
yaitu: sirkulasi, riwayat merokok, hipertensi, riwayat penggunaan alas kaki, riwayat
medikasi, ras/etnis, interaksi sosial dan stres.
Tujuan : Mengidentifikasi faktor apa yang paling dominan terhadap terjadinya luka
kaki diabetes pertama dan berulang.
Metode : Penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian case control
dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Non
probability sampling dengan metode consecutive sampling. Dengan jumlah sampel 58
responden yang terbagi menjadi 29 responden menderita luka kaki diabetes pertama
dan 28 responden menderita luka kaki diabetes berulang. Pengumpulan data
dilakukan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah, ABI (Ankle Brachial
Indeks) dan wawancara. Uji statistik univariat dan bivariat menggunakan uji chi
square dan multivariate menggunakan logistic regresi berganda.
Hasil : Faktor yang memiliki hubungan terhadap terjadinya luka kaki diabetes ialah
sirkulasi dengan nilai P = 0,018 dan penggunaan alas kaki dengan nilai P = 0,009.
Faktor yang paling dominan terjadinya luka kaki diabetes ialah interaksi sosial dengan
nilai OR = 2,316.
Kesimpulan : Interaksi sosial merupakan faktor resiko yang paling dominan terhadap
terjadinya luka kaki diabetes. interaksi sosial yang tidak baik 2 kali lipat resikonya
untuk terjadi luka kaki diabetes dibanding dengan interaksi sosial yang baik.

Kata Kunci : luka kaki diabetes, faktor resiko, faktor dominan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.