HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU MENGENAI SUNAT PEREMPUAN DI WILAYAH KERJA POSYANDU TERATAI PUTIH

Karilla Paristi .

Abstract


Latar Belakang : Persentase anak perempuan usia 0-11 tahun di Indonesia tahun 2013 yang pernah disunat sebesar 51,2 %, meski dinyatakan tidak memiliki manfaat kesehatan dan dapat membahayakan oleh World Health Organization. Penyebaran informasi mengenai sunat perempuan di Indonesia masih belum tersebar luas sehingga banyak masyarakat yang belum mengetahuinya. Pengetahuan merupakan faktor penting dalam membentuk sikap seseorang dimana semakin kurang pengetahuan seseorang mengenai sunat perempuan dan dampak sunat perempuan maka dapat membentuk sikap yang kurang pula.

Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu mengenai sunat perempuan di wilayah kerja Posyandu Teratai Putih.

Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebesar 60 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli 2016 dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Fisher.

Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu mengenai sunat perempuan (p>0.05).

Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini, tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu mengenai sunat perempuan di wilayah kerja Posyandu Teratai Putih.

Saran : Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan dapat mengedukasi masyarakat terkait sunat perempuan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.