HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN DIIT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIANTAN HILIR PONTIANAK

Eko Dwi Purnomo .

Abstract


Latar belakang : Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolik sedikitnya 90 mmHg. Tingginya konsumsi makanan yang umumnya mengandung banyak garam, tinggi lemak dan tinggi gula merupakan beberapa faktor yang berperan terhadap timbulnya hipertensi. Ketidakpatuhan terhadap diet pada individu dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu pengetahuan dan sikap penderita.

Tujuan : Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan diit pada penderita hipertensi di Puskesmas Siantan Hilir, Pontianak.

Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 82 responden dan diambil dengan menggunakan pendekatan consecutive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada responden yang kemudian diolah. Distribusi fekuensi data diperoleh melalui analisis univariat dan untuk mengetahui hubungan antar variabel menggunakan uji chi-square sebagai analisis bivariat.

Hasil : Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan diit pada penderita hipertensi dengan nilai p =

0,023 (p<0,05). Uji selanjutnya untuk mengetahui hubungan sikap dengan kepatuhan diit dengan nilai p = 0,028 (p<0,05) yang berarti ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan diit pada penderita hipertensi.

Kesimpulan : Pengetahuan yang tinggi dan sikap yang semakin positif memiliki dampak yang baik bagi penderita hipertensi dalam kepatuhan diit, sehingga hal ini dapat dijadikan rekomendasi bagi penderita untuk meningkatkan pengetahuan serta sikap agar menjadi dasar dalam mengikuti diit yang dianjurkan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.