Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Penanganan Non Farmakologi Dismenore Primer Pada Mahasiswi Program Studi Keperawatan Angkatan 2015 Universitas Tanjungpura

Endah Kusumawardani .

Abstract


Latar Belakang: Dismenore merupakan nyeri haid yang timbul pada 24 jam sebelum menstruasi dan bertahan hingga 24-36 jam menstruasi. Dismenore dapat mengganggu aktivitas dan memaksa penderita untuk istirahat dan meninggalkan aktivitas rutin selama beberapa jam atau beberapa hari. Penanganan dismenore dapat dilakukan dengan cara non farmakologi, yaitu istirahat, terapi panas dan dingin, senam dismenore, masase, distraksi, relaksasi, imajinasi terbimbing, dan mengatur posisi knee chest.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penanganan non farmakologi dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Keperawatan angkatan 2015 Universitas Tanjungpura.

Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional pada sampel sebanyak 38 responden menggunakan teknik total sampling pada mahasiswi Program Studi Keperawatan angkatan 2015 Universitas Tanjungpura. Analisa menggunakan uji fisher. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan penanganan non farmakologi dismenore primer.

Hasil: Uji statistik dengan uji fisher didapatkan bahwa nilai p=0,303 (p>0,05).

Kesimpulan: Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dengan penanganan non farmakologi dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Keperawatan angkatan 2015 Universitas Tanjungpura.

Kata kunci: Mahasiswi, Tingkat Pengetahuan, Penanganan Non Farmakologi Dismenore Primer


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.