PENGARUH JUS BUAH PEPAYA TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEMPAWAH HILIR

Angga Pratama .

Abstract


Hipertensi adalah suatu masalah yang sering terjadi pada lanjut usia (usia >60 tahun). Angka kejadian hipertensi di Kalimantan Barat sebanyak 35726 kasus, sedangkan di Kabupaten Mempawah sebanyak 2712 kasus pada tahun 2016. Penanganan komprehensif pada hipertensi dapat dilakukan dengan bahan alamiah. Penanganan dengan bahan alamiah dapat berupa pemberian jus buah pepaya yang dipercaya dapat menurunkan tekanan darah pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus buah pepaya terhadap perubahan tekanan darah lansia yang mengalami hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Mempawah Hilir. Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan quasi eksperiment dengan rancangan non-equivalent pre-test and posttest control group design pada 36 lansia yang mengalami hipertensi dengan masing-masing 18 lansia setiap kelompok. Data penelitian ini dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan MannWhitney. Hasil tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi didapatkan masing-masing p value = 0,0001 dan p value =0,0001, sedangkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok kontrol didapatkan masing-masing p value =0,180 dan p value =0,021. Hasil uji MannWithney tekanan darah sistolik dan diastolik pada kedua kelompok didapatkan masing-masing p value =0,667 dan p value=0,013. Ada pengaruh jus buah pepaya  terhadap tekanan darah pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Mempawah Hilir, tetapi tidak terdapat perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.  

 

Kata Kunci : Hipertensi, pepaya, lansia


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.