PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP SKOR DEPRESI PADA LANJUT USIA DI PANTI JOMPO GRAHA KASIH BAPA KABUPATEN KUBU RAYA

Firman Prastiwi .

Abstract


Latar Belakang : Depresi merupakan gangguan mental yang paling sering ditemukan pada  lansia. Akan tetapi masalah depresi pada lansia seringkali tidak diperhatikan akibat kurangnya perhatian dari masyarakat, sehingga seringkali depresi pada lansia tidak terdeteksi, salah didiagnosis, atau tidak ditangani dengan baik. Salah satu upaya yang dilakukan untuk membuat kondisi rileks dan dapat mengatasi depresi adalah dengan terapi musik. 

Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi musik terhadap skor depresi pada lanjut usia di  Panti Jompo Graha Kasih Bapa Kabupaten Kubu Raya.

Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan pre eksperiment dalam kategori satu kelompok (one group pretest- posttest design) pada 16 lansia yang mengalami depresi. Beberapa instrumen musik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu gemelan jawa, keroncong dan campur sari dan jenis analitis menggunakan uji wilcoxon

Hasil : Setelah diberikan terapi musik pada lansia menunjukan adanya penurunan skor Geriatric Depression Scale yang ditunjukan oleh uji wilcoxon yang memberikan nilai signifikan p 0,001, nilai median dari 6,00  menurun ke 3,00.

Kesimpulan : Adanya pengaruh terapi musik terhadap skor depresi pada lanjut usia di Panti Jompo Graha Kasih Bapa Kabupaten Kubu Raya. Sehingga direkomendasikan bahwa terapi musik dapat membantu mengurangi skor depresi lansia.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.