PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L.) TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA GOUT DI WILAYAH KERJA UPK PUSKESMAS RASAU JAYA

Ika Prasetya .

Abstract


Gout sering dialami oleh orang dewasa disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi makanan tinggi purin. Air rebusan seledri yang mengandung apiin dan apigenin dipercaya dapat menurunkan kadar asam urat secara alami tanpa menimbulkan efek samping. Kemudahan dalam mendapatkan dan mengaplikasikan seledri menjadikan seledri obat alternatif tradisional dalam penurunan kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan seledri (Apium graveolens L.) terhadap kadar asam urat pada penderita gout di wilayah kerja UPK puskesmas Rasau Jaya. Penelitian ini menggunakan rancangan quasy eksperimen dengan pre test and post test without control group. Metode pengambilan sampel dengan purposive sampling berjumlah 12 responden. Analisa menggunakan uji Wilcoxon. Karakteristik responden dengan rata-rata usia 46,67 tahun, jenis kelamin perempuan sebesar 58,3%, tingkat pendidikan SMA 41,7% dan pekerjaan petani sebesar 41,7%. Analisa bivariat kadar asam urat sebelum dan sesudah intervensi, didapatkan nilai p < 0,002. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian air rebusan seledri (Apium graveolens L.) terhadap kadar asam urat pada penderita gout di wilayah kerja UPK Puskesmas Rasau Jaya, sehingga pemberian air rebusan seledri (apium graveolens L.) ini dapat diaplikasikan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam menangani masalah asam urat.

 

Kata Kunci : Seledri, kadar asam urat, gout.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.