HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK

Fri Aswandi .

Abstract


Latar belakang : Mahasiswa  keperawatan sering kali menghadapi stres selama proses pendidikan. Stres memengaruhi kinerja dan kesehatan mahasiswa. Bila terpapar stres secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama tanpa adanya pengendalian dikhawatirkan memengaruhi kinerja ketika mahasiswa menjalankan asuhan keperawatan saat praktik klinik atau ketika menjadi perawat nantinya. Kemampuan untuk mengambil keputusan terbaik, berpikir kritis, dan perilaku caring akan melemah. Untuk itu diperlukan suatu strategi koping yang adaptif agar stres tersebut dapat dikendalikan dan berdampak positif. Satu diantara faktor yang dianggap mampu mengendalikan stres adalah kecerdasan spiritual.  Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual dengan tingkat stres pada mahasiswa keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak

Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuesioner Student Nurse Stress Index (SNSI) dan The Spiritual Intelligence Self Report Inventory (SISRI). Analisa data menggunakan Uji Pearson.

Hasil : Analisa bivariat data menggunakan uji Pearson didapatkan p value sebesar 0,001. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara kecerdasan spiritual dengan tingkat stres pada mahasiswa keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak. Koefisien r Pearson sebesar -0,405 menunjukkan arah korelasi negatif dengan kekuatan korelasi sedang, sehingga disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan spiritual maka semakin ringan tingkat stres mahasiswa keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak.  

Saran : Peningkatan kecerdasan spiritual diperlukan dalam proses akademik mahasiswa untuk mengkoping stresor sehingga respon stres mahasiswa menjadi positif. Maka, disarankan kepada mahasiswa untuk meningkatkan aktivitas spiritualnya sementara perawat sebagai pendidik dapat memasukan asuhan spiritual dalam proses belajar mengajar. 

 

Kata Kunci : Stres, Kecerdasan Spiritual, Mahasiswa Keperawatan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.