ANALISA KOPING MEKANISME PADA LANSIA DI POSYANDU TANJUNG TERHADAP KESEHATAN PARU SAAT TERJADI BENCANA KABUT ASAP DI KOTA PONTIANAK TAHUN 2015

Kartika Sari .

Abstract


Latar belakang: Bencana kabut asap yang terjadi akibat dari kebakaran hutan dan lahan menimbulkan dampak kesehatan terutama terhadap kesehatan paru-paru pada kelompok rentan seperti lansia. Beberapa lansia ada yang mengalami sesak napas dan ada yang tidak. Perbedaan koping individu dalam menjaga kesehatan pada saat bencana mempengaruhi status kesehatan lansia.

Tujuan: Untuk mengetahui koping mekanisme pada lansia di Posyandu Tanjung terhadap kesehatan paru saat terjadi bencana kabut asap.

Metodologi Penelitian: Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dianalisis dengan menggunakan metode Collaizi. Penelitian pada 6 informan, usia antara 60-70 tahun.

Hasil: Ditemukan analisis 8 tema yaitu: persepsi lansia terhadap bencana kabut asap di kota Pontianak tahun 2015, aktivitas lansia pada saat bencana kabut asap, dampak bencana kabut asap terhadap kesehatan paru yang dialami pada lansia, koping mekanisme yang digunakan lansia saat bencana kabut asap, ketidaknyamanan lansia dalam menggunakan alat perlindungan diri pada saat bencana kabut asap, cara lansia menjaga kesehatan paru, alasan lansia banyak beraktivitas di dalam rumah saat terjadi bencana kabut asap, dukungan keluarga terhadap lansia dalam menangani masalah pada saat bencana kabut asap.

Kesimpulan: Pada lansia yang tinggal dengan keluarga cenderung menggunakan koping adaptif. Perawat dapat memberikan pendidikan kesehatan paru terhadap lansia dan keluarga tentang koping yang baik pada gangguan sistem pernapasan.

Kata kunci: Lansia, Mekanisme Koping, Kabut asap

Referensi: 78 (2006-2015)


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.