ENGARUH TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK (TAK)STIMULASI PERSEPSI TERHADAP KEMAMPUAN KLIEN MENGONTROL HALUSINASI DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SUNGAI BANGKONG PONTIANAK

Gusrini Rubiyanti .

Abstract


Latar Belakang: Skizofrenia merupakan salah satu bentuk gangguan jiwa dengan ciri khas
yang paling sering adalah halusinasi. Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa
pada individu yang ditandai perubahan sensori persepsi. Salah satu terapi yang dapat digunakan
untuk mengatasi halusinasi adalah terapi aktifitas kelompok stimulasi persepsi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Terapi Aktifitas
Kelompok (TAK) stimulasi persepsi terhadap kemampuan klien mengontrol halusinasi di
Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Pontianak.
Metodologi Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan desain quasy
experiment pre and post test without control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 16
responden menggunakan consecutive sampling. Instrument yang digunakan adalah Auditory
Hallucination Rating Scale (AHRS).
Hasil: Nilai mean pretest adalah 28,12 dan nilai mean posttest 18,25. Uji hipotesis dengan uji
t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara pretest dan posttest skor
AHRS dengan nilai p = 0,000
Kesimpulan: Pemberian Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) Stimulasi Persepsi memiliki
pengaruh terhadap kemampuan klien mengontrol halusinasi. Hal ini menunjukkan bahwa
perawat harus memberikan TAK Stimulasi Persepsi sebagai satu diantara intervensi
keperawatan untuk mengontrol halusinasi yang dialami klien.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.