HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER SERVIKS WANITA USIA SUBUR (WUS) PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL DI UPTD PUSKESMAS KECAMATAN PONTIANAK KOTA

Yosepha .

Abstract


Latar Belakang: Wanita yang sudah berusia 35 tahun tidak direkomendasikan lagi untuk menggunakan kontrasepsi hormonal karena meningkatkan resiko kanker serviks. Tingginya angka kematian akibat kanker serviks menunjukkan masih rendahnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini. UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota menyediakan layanan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks (yaitu pap smear dan IVA), namun baru 5,65% saja WUS yang melakukan pemeriksaan. Domain utama yang memengaruhi perilaku adalah pengetahuan. Pengetahuan memberikan informasi dan fakta yang benar mengenai bagaimana kita harus bertindak.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks  wanita usia subur (WUS) pengguna kontrasepsi hormonal di UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 52 sampel diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji Fisher.

Hasil: Analisis bivariat dengan Uji Fisher didapatkan nilai p = 0,009 (p<0,05).

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks wanita usia subur (WUS) pengguna kontrasepsi hormonal di UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota.

 

Kata kunci       : Pengetahuan, Perilaku, Deteksi Dini Kanker Serviks, Pengguna Kontrasepsi Hormonal

Referensi         :  43 (2004-2016)


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.