HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN ANAK TUNAGRAHITA RINGAN MENCUCI TANGAN DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB) BAGIAN C DHARMA ASIH PONTIANAK

Arief Zumantara .

Abstract


Latar Belakang : Jumlah anak dengan tunagrahita didunia sekitar 1-8% dan
Indonesia menempati posisi 23 dengan 3% dari total jumlah penduduk mengalami
tunagrahita. Anak tunagrahita ringan (IQ<70) memiliki keterbatasan kemampuan
terutama kemampuan perawatan diri hal ini disebabkan karena faktor kemampuan
motorik serta gangguan kognitif yang dialaminya. Peran orang tua sangat penting
untuk meningkatkan kemampuan anak tunagrahita tersebut, salah satunya melalui
pola asuh yang diberikan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh
orang tua terhadap kemampuan anak tunagrahita ringan mencuci tangan di SDLB
C Dharma Asih Pontianak.
Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dan
pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 27 siswa tunagrahita ringan.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang menggunakan pola
asuh otoriter sebanyak 1 orang (3,70%), demokratis 14 orang (51,85%) dan
permisif 12 orang (44,45%). Sedangkan untuk kemampuan anak tunagrahita
mencuci tangan dalam kategori baik sebanyak 17 anak (62,96%) dan kategori buruk
10 anak (37,04%). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara
pola asuh orang tua dengan kemampuan anak tunagrahita mencuci tangan. Hal ini
dibuktikan dengan hasil uji statistik kolmogrov-smirnov  yang didapat hasil p =
0,036 (p<0,05).
Kesimpulan :. Ada hubungan antara pola asuh orang tua terhadap kemampuan
anak tunagrahita ringan mencuci tangan. Sehingga orang tua yang memiliki anak
berkebutuhan khusus diharapkan dapat menerapkan pola asuh yang tepat untuk
mengembangkan seluruh kemampuan anak.

Kata Kunci  : Pola Asuh orang tua, tunagrahita ringan, mencuci tangan
Referensi  : 63 (2003-2016)


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.