HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS TIDUR LANJUT USIA DI UPT PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA MULIA DHARMA KUBU RAYA

Raup Sutrianto .

Abstract


Latar belakang : Menua merupakan suatu proses alami yang disertai dengan penurunan kondisi fisik maupun psikologis. Sebagian besar lansia mengalami depresi dan gangguan kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk akan berpengaruh terhadap kesehatan lansia. Masalah kualitas tidur lansia dapat diatasi dengan cara menyediakan waktu untuk beradaptasi sebelum tidur, memberi motivasi kepada lansia untuk tidak terlalu merasa cemas, selalu berfikir positif serta mengatur pola tidur yang baik.

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hubungan tingkat depresi dengankualitas tidur lanjut usia di UPT Panti Sosial Tresna werdha Mulia Dharma Kubu Raya.

Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan pueposive sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 41 responden lanjut usia. instrument pengumpulan data dengan lembar kuisoner geriatric depression scale (GDS) dan kuisoner pitssburgh sleep quality index (PSQI).

Hasil : Analisa univariat menunjukkan bahwa sebanyak 28 lansia (68,3%) mengalami depresi ringan dan 13 lansia (31,7%) mengalami depresi berat, sedangkan 33 lansia (80,5%) memiliki kualitas tidur buruk dan 8 lansia (19,5%) mengalami kualitas tidur baik. Analisa bivsriat menggunakan uji fisher diperoleh nilai p=0,04 (p<0,05).

Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan kualitas tidur lanjut usia di UPT Panti Sosial Tresna Wherdha Mulia Dharma Kubu Raya. Oleh karena itu tingkat depresi yang dialami lansia akan berpengaruh pada kualitas tidur lansia.

 

Kata Kunci : Tingkat Depresi, Kualitas Tidur, Lansia

Referensi : 68 (2005-2015)


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.