PENYERAHAN BARANG OLEH PENJUAL DALAM PERJANJIAN JUAL BELI AIR GALON KEPADA PENGUSAHA MINI MARKET MEGA MITRA DI KELURAHAN AKCAYA KECAMATAN PONTIANAK SELATAN KOTA PONTIANAK

MICHAEL KRISTANTO P. - A01112225

Abstract


Skripsi ini mengambil judul tentang Penyerahan Barang oleh Penjual dalam Perjanjian Jual Beli Air Galon Kepada Pengusaha Mini Market Mega Mitra di Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak. Kemudian metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode empiris dengan pendekatan Deskriptif Analisis.

Setiap perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai Undang-undang bagi para pihak yang membuat perjanjian tersebut, ini berarti para pihak terikat untuk melaksanakan hak dan kewajiban masing-masing secara timbal balik.

Demikian pula dalam perjanjian jual beli air galon yang dibuat antara pihak penjual dengan pembeli yang dibuat secara lisan dengan dengan 2 (dua) kali pembayaran, yakni pertama membayar panjar dan sisanya dibayar pada saat pihak penjual menyerahkan pesanan air galon kepada pihak pembeli.

Sedangkan tenggang waktu penyerahan air galon tersebut disepakati dalam perjanjian adalah 1 (satu) minggu 2 (dua) kali sejak disepakati perjanjian.  Dengan kesepakatan yang telah ditentukan dengan waktu 1 (satu) minggu 2 (dua) kali pengiriman diharapkan penjual dalam hal ini pengusaha air galon rumahan menyerahkan pesanan tersebut kepada mini market mega mitra selaku pembeli, dan pembeli melunasi pembayaran hargan yang telah disepakati.

Namun dalam pelaksanaannya, pihak penjual air galon tidak dapat mengemas dan menyerahkan pesanan tepat waktu sehingga terjadi keterlambatan dalam penyerahan kepada pembeli.

Waktu keterlambatan pihak penjual air galon dalam penyerahan pesanan tersebut dalam durasi 1 minggu biasa hanya menyerahkan 1 kali , ada juga penjual air galon yang menyerahkan lebih dari 2 minggu hanya menyerahkan 3 kali.

Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terlambat dalam menyerahkan air galon kepada pihak pembeli adalah karena banyaknya pesanan, kurangnya karyawan.

Akibat hukum terhadap pihak penjual air galon yang tidak memenuhi kewajibannya menyerahkan pesanan air galon sesuai dengan waktu yang telah disepakati dalam perjanjian adalah pembatalan perjanjian dan membayar ganti rugi.

Upaya-upaya yang dilakukan sehubungan tidak dipenuhi kewajiban oleh pihak penjual untuk menyerahkan air galon tepat pada waktunya sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai dalam perjanjian adalah memberikan peringatan dan penyelesaian secara kekeluargaan.

 

 

Kata Kunci :   Perjanjian Jual Beli, Penyerahan Barang, Wanprestasi


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered By : Team Journal - Faculty of Law - Tanjungpura University 2013