WANPRESTASI PEMILIK TANAH DALAM PERJANJIAN JASA PENJUALAN RUMAH PADA PENGUSAHA PT. ADHI KARYA DI PERUMAHAN MITRA KAPUR RESIDENCE DESA KAPUR

CHANDRA SANJAYA -A11108173

Abstract


Adapun skripsi ini berjudul : “Wanprestasi Pemilik Tanah Dalam Perjanjian Jasa Penjualan Rumah Pada Pengusaha PT. Adhi Karya Di Perumahan Mitra Kapur Residence Desa Kapur”. Rumusan Masalah dalam skripsi ini yaitu “Faktor Apakah Yang Menyebabkan Pemilik Tanah Wanprestasi Dalam Perjanjian Jasa Penjualan Pada Pengusaha PT. Adhi Karya Di Perumahan Mitra Kapur Residence Desa Kapur ?”. Skripsi ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan deskriptif analisis dan teknik analisis data yakni dengan teknik analisis kualitatif

Tujuan pembangunan perumahan menekankan pada pentingnya lingkungan sehat serta terpenuhinya kebutuhan akan sarana kehidupan yang memberi rasa aman, damai, tentram dan sejahtera. Tujuan itu menjadi harapan ideal dari setiap individu konsumen perumahan.

Beberapa kasus perumahan yang terjadi, pada umumnya memposisikan konsumen sebagai kelompok yang lemah dibandingkan dengan pengembang. Baik dari segi sosial ekonomi, pengetahuan teknis dan kemampuan dalam mengambil tindakan hukum melalui institusi pengadilan. Perlindungan hukum terhadapnya belum terjamin sebagaimana yang diharapkan. Seperti halnya pemilik tanah menyerahkan sebidang tanah dengan perincian panjang tanah 250M2 dan luas tanah 9302. untuk dijadikan perumahan yang sekarang dinamakan Perumahan Mitra Kapur Residence Desa Kapur dan ditanda tangani kedua belah pihak pada tanggal 23 Juli 2014. Pada penawaran yang diajukan kepada PT. Adhi Karya untuk melakukan pembangunan Perumahan Mitra Kapur Residence Desa Kapur sebanyak 20 (sepuluh) unit yang berlokasi di Desa Kapur Kabupaten Kubu Raya dengan biaya sebesar Rp.90.000.000 (sembilan puluh juta rupiah) per rumah, termasuk pajak dan lain-lain. Mengenai bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan perumahan yaitu tanah, kayu, beton betulang dan batako.

Berdasarkan kasus di atas, pemilik tanah melakukan wanprestasi dengan tidak dilaksanakannya ketentuan dalam Surat Perjanjian Jasa Penjualan Perumahan sebanyak 20 (dua puluh) unit yang berlokasi di Desa Kapur Kabupaten Kubu Raya dengan tidak menyetorkan uang penjualan rumah yang dibayarkan kepada pemilik tanah, maka pihak pemilik tanah dianggap telah melakukan wanspretasi. Mengenai faktor penyebab pemilik tanah melakukan wansprestasi karena tidak disetornya uang penjualan 5 (lima) rumah dari pembeli di luar dari ketentuan yang ada dalam surat Perjanjian Jasa Penjualan. Akibat hukum terhadap pihak pemilik tanah berupa teguran secara lisan dan surat peringatan.

Mengenai upaya hukum yang dilakukan oleh PT. Adhi Karya kepada pemilik tanah yaitu memberikan surat peringatan tegas agar segera mengganti uang hasil pembelian rumah dari pembeli.

 

Key word : Perjanjian Jasa Penjualan, Perumahan, Wanprestasi


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered By : Team Journal - Faculty of Law - Tanjungpura University 2013