TINJAUAN YURIDIS UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI PERJANJIAN JUAL BELI MELALUI INTERNET

JUNIOR SAMUEL KILIKILY - A1012131010

Abstract


Berkembangnya pemanfaatan jaringan internet dalam dunia e-commerce menimbulkan dampak yakni meningkatnya jumlah transaksi elektronik. transaksi elektronik terjadi berawal dari perjanjian yang dilakukan pihak penjual dan pembeli yang secara lisan melalui media komunikasi yang ada, agar perjanjian yang telah dilakukan oleh pihak penjual dan pembeli dapat terlaksana dengan baik, kedua belah pihak harus memenuhi kewajibannya masing-masing, pihak penjual berkewajiban untuk menyerahkan barang yang sudah dibeli oleh pihak pembeli dan pembeli berkewajiban untuk membayar sejumlah uang yang sudah diperjanjikan sebelumnya kepada pihak penjual, apabila dalam perjanjian yang telah disepakati oleh pihak penjual dan pembeli, penjual tidak melakukan kewajibannya dengan penuh, maka pihak penjual dinyatakan telah melakukan wanprestasi perjanjian jual beli.

Bahwa dengan ini penulis tertarik untuk mengangkat masalah ini dengan judul “TINJAUAN YURIDIS UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI PERJANJIAN JUAL BELI MELALUI INTERNET”, adapun rumusan masalah ialah bagaimana upaya penyelesaian wanprestasi perjanjian jual beli melalui internet?. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan data dan informasi pelaksanaan perjanjian jual beli melalui internet, mengetahui dan menganalisis yuridis akibat hukum yang timbul jika penjual wanprestasi dalam perjanjian jual beli melalui internet, mengetahui dan menganalisis yuridis upaya penyelesaian sengketa yang ditempuh pembeli terhadap penjual yang wanprestasi perjanjian jual beli melalui internet.

Dalam Penulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu penelitian terhadap asas-asas hukum dengan pendekatan yuridis normatif, yang menggunakan bahan hukum sekunder yang dikaji dengan teknik analisis deskripsi.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penulisan ini dapat disimpulkan pelaksanaan perjanjian jual beli melalui internet tidak terlaksana dengan baik karena disebabkan pihak penjual tidak melakukan kewajibannya sebagai seorang penjual yakni tidak memberikan barang yang diperjanjikan sebelumnya yang telah dibayar oleh pihak pembeli melalui transfer melalui teller di salah satu bank, akibat hukum yang timbul dari pihak penjual yang melakukan wanprestasi perjanjian jual beli melalui internet ialah berupa kerugian sejumlah uang bagi pembeli baik berupa kerugian sejumlah uang dan barang tidak sampai ketangan pihak pembeli, upaya penyelesaian sengketa wanprestasi perjanjian jual beli melalui internet penjual dan pembeli dapat mengajukan gugatan melalui litigasi atau dapat menempuh jalur nonlitigasi.

Kata Kunci : Upaya Penyelesaian Sengketa, Wanprestasi, Perjanjian Jual Beli.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered By : Team Journal - Faculty of Law - Tanjungpura University 2013