HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN TENTANG PENYAKIT HIPERTENSI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN LANJUT USIA, TEKANAN DARAH, DAN JENIS TERAPI ANTIHIPERTENSI

Nabilla Putri Pratiwi .

Abstract


Hipertensi sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan bagi kelompok lansia.
Persepsi pasien lansia tentang penyakit hipertensi sering keliru sehingga membuat penyakit
hipertensi pada lansia sering diabaikan dan berdampak pada kualitas hidupnya. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi pasien tentang penyakit
hipertensi dengan kualitas hidup dan tekanan darah pasien lansia serta hubungan antara
jenis terapi antihipertensi dengan tekanan darah pasien lansia di RSUD Sultan Syarif
Mohamad Alkadrie Pontianak. Metode penelitian yang digunakan ialah observasional
dengan rancangan survei analitik. Instrumen yang digunakan yaitu B-IPQ (Brief Illness
Perception Questionnaire) dan EQ-5D (EuroQol five-dimension). Subjek dalam penelitian ini
yaitu pasien hipertensi yang berumur > 60 tahun. Teknik sampling yang digunakan yaitu
purposive sampling dengan 128 orang responden. Hasil penelitian ini didapatkan persentase
responden yang memiliki persepsi positif sebesar 74,22 % , dan kualitas hidup baik sebesar
76,56 %. Hasil analisis bivariat menggunakan uji fisher dan chi-square dengan taraf
kepercayaan 95 %, menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi pasien
tentang penyakit hipertensi dengan kualitas hidup dan tekanan darah pasien lanjut usia
serta hubungan antara jenis terapi antihipertensi dengan tekanan darah pasien lanjut usia
dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan: persepsi pasien lansia cenderung positif dan kualitas
hidupnya cenderung baik serta terdapat hubungan antara persepsi pasien dengan kualitas
hidup pasien lansia yang mengalami hipertensi.

Kata kunci : hipertensi, lansia, persepsi tentang penyakit, kualitas hidup, dan jenis terapi
antihipertensi


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.