ANALISIS HUBUNGAN INFEKSI DAN KEJADIAN RELAPS PADA PASIEN ANAK SINDROM NEFROTIK YANG MENGGUNAKAN KORTIKOSTEROID DI RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK

Miftahurrachmah .

Abstract


Terapi inisial sindrom nefrotik sesuai anjuran ISKDC adalah
kortikosteroid. Infeksi dapat mempengaruhi relaps. Adapun tujuan dari penelitian
ini untuk mengetahui karakteristrik dan hubungan infeksi dengan relaps pada
pasien anak sindrom nefrotik di RSUD Dokter Soedarso Pontianak. Metode
penelitian observasional dengan rancangan potong lintang yang bersifat analitik.
Pengumpulan data secara retrospektif dengan menggunakan data rekam medis
pasien anak sindrom nefrotik periode Januari 2016-Desember 2018, kemudian
data diolah dengan Statistical Package for the Social Sciences dan uji KhiKuadrat

dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
karakteristik pasien yang mengalami relaps adalah berjenis kelamin laki-laki,
umur ≥ 5 tahun, edema anasarka, disertai infeksi. Secara statistik antara infeksi
dan relaps tidak didapatkan hubungan yang signifikan (P=0,361; OR= 3,75; CI
95%=0,54-26,045). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kejadian relaps tidak
dipengaruhi oleh infeksi.

Kata kunci: Infeksi, kortikosteroid, relaps, sindrom nefrotik


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.