GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE PONTIANAK

Tri Wulandari .

Abstract


bstrak: Gagal jantung kongestif (GJK) didefinisikan sebagai kondisi dimana jantung tidak lagi
dapat memompakan cukup darah ke jaringan tubuh. Penyakit GJK menjadi penyebab utama
kematian di negara maju dan negara berkembang. Sehingga pasien GJK memerlukan terapi untuk
menurunkan angka morbiditas dan mortalitas tersebut. Terapi obat yang diberikan berdasarkan
tatalaksana GJK yaitu obat diuretik, ACE inhibitor/ ARB, dan beta bloker. Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan obat yang digunakan dan obat yang paling dominan diberikan pada pasien
GJK. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan studi potong lintang
(cross sectional) yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif
berdasarkan catatan rekam medik pasien GJK rawat inap di Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad
Alkadrie Pontianak tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan persentase pasien GJK yang
terbanyak adalah perempuan 54,84% dan laki-laki 45,16%. Terapi obat yang diberikan dari 31
sampel menunjukkan bahwa penggunaan obat yang paling sering diberikan adalah obat golongan
diuretik 62,50%, ARB 23,75%, ACE inhibitor 7,50%, dan beta bloker 6,25%. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah obat yang paling dominan digunakan di Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad
Alkadrie Pontianak adalah obat golongan diuretik yaitu obat furosemid 37,50%.
Kata kunci: Gambaran obat, Gagal Jantung Kongestif, Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad
Alkadrie Pontianak


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.