Penentuan Nilai FICI Kombinasi Ekstrak Etanol Kulit Lidah Buaya (Aloe vera) dan Siprofloksasin terhadap Bakteri Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Yuna Lasitarini .

Abstract


Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi nosokomial yang paling sering terjadi.
Penurunan sensitivitas antibakteri terhadap bakteri penyebab ISK sebagai lini terapi
menyebabkan peningkatan frekuensi terjadinya ISK. Kombinasi antibiotik dan bahan alam
merupakan salah satu upaya meningkatkan sensitivitas antibakteri. FICI (Fractional Inhibitory
Concentration Index) adalah indeks yang dapat menunjukkan karakteristik kombinasi senyawa
bahan alam dan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai FICI kombinasi
ekstrak etanol kulit daun lidah buaya dan siprofloksasin terhadap bakteri penyebab ISK.
Penentuan nilai FICI kombinasi ekstrak dan siprofloksasin menggunakan metode disc
diffusion. Konsentrasi kombinasi ekstrak dan siprofloksasin yang digunakan untuk bakteri
Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus epidermidis masing-masing yaitu 1,25 mg/ml +
0,03125 μg/ml dan 0,625 mg/ml + 0,03125 μg/ml dengan zona hambat masing-masing 7,46
dan 7,86 mm. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak dan siprofloksasin terhadap
bakteri P. aeruginosa dan S. epidermidis memiliki efek aditif dan indifferen dengan nilai FICI
masing-masing 1 dan 2.

Kata Kunci : Aloe vera, Siprofloksasin, Fractional Inhibitory Concentration Index, Infeksi
Saluran Kemih, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aeruginosa


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.