UJI TOKSISITAS AKUT EKSTAK ETANOL 96% DAUN PASIR-PASIR (ilex cymosa BLUME) PADA TIKUS BETINA GALUR WISTAR

Dini Sepkawila Caturizani .

Abstract


Tanaman pasir-pasir (Ilex cymosa Blume) atau sering disebut dengan “Kambasirak” merupakan salah satu tanaman yang secara empiris digunakan oleh masyarakat Dayak Ngaju sebagai obat diare, namun belum tersedia standar keamanan untuk penggunaan secara oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas akut ekstrak etanol 96% daun pasir-pasir sehingga dapat dijadikan acuan untuk penggunaan terapi yang aman. Uji toksisitas akut dilakukan dengan metode yang diadopsi dari OECD (Organization for Economic Co-operation and Development) nomor 425: Acute Oral Toxicity (Up and Down Procedure). Hasil pengujian Limit Test ekstrak etanol daun pasir-pasir pada dosis 2000 mg/Kg berat badan tikus tidak menunjukkan adanya tanda-tanda ketoksikan maupun gejala kematian, namun pada dosis 5000 mg/kg berat badan tikus menunjukkan adanya gejala ketoksikan berupa perbedaan bobot badan yang signifikan, tetapi tidak menunjukkan adanya gejala kematian. Pengamatan selama 14 hari tidak menunjukkan adanya tanda-tanda ketoksikan dan gejala kematian pada dosis 2000 mg/Kg berat badan tikus maupun pada dosis 5000 mg/Kg berat badan tikus. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan LD50 ekstrak etanol daun pasir-pasir lebih dari 5000 mg/KgBB dan berada dalam kategori praktis tidak toksik.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.