EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN DEWASA RAWAT JALAN DI UNIT PENGOBATAN PENYAKIT PARU-PARU (UP4) PONTIANAK

Monita Prananda .

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian penggunaan OAT berdasarkan Pedoman Penanggulangan Tuberkulosis tahun 2011 dari Depkes RI pada pasien dewasa tuberkulosis paru di Unit Pengobatan Penyakit Paru-Paru (UP4) Pontianak Januari– Desember 2014. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Data yang diambil pada jumlah kasus tuberkulosis sebanyak 25 kasus yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk karakteristik pasien, gambaran penggunaan obat anti tuberkulosis dan evaluasi penggunaan obat anti tuberkulosis. Hasilnya menunjukkan 20 pasien dengan kategori 1 tahap intensif diberikan paduan HRZE atau 4FDC dan pasien tahap lanjutan diberikan paduan HR. Pasien kategori 2, pada tahap intensif 2 bulan diberikan paduan HRZES dan 5 pasien untuk kategori 2 pada tahap intensif 1 bulan diberikan paduan HRZE. Sebanyak 88% pasien diresepkan OAT FDC dan 12% pasien diresepkan OAT Kombipak. Berdasarkan kesesuaian pemilihan paduan OAT, pengobatan kategori 1 telah memenuhi kesesuaian 100% dan kategori 2 telah memenuhi kesesuaian 100%. Hasil evaluasi kesesuaian penggunaan OAT diperoleh kesesuaian indikasi 100%, kesesuaian jenis OAT 100%, dan kesesuaian dosis OAT 100% dengan standar Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis dari Depkes RI tahun 2011.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.