UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN BRIEF ILLNESS PERCEPTION QUESTIONNAIRE (B-IPQ) VERSI INDONESIA PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK

Rachmad Dwi Bangga .

Abstract


Abstrak Latar Belakang: Di Kalimantan Barat khususnya di Kota Pontianak belum pernah dilakukan penelitian pengukuran persepsi penyakit dengan menggunakan Instrumen B-IPQ. Hal ini dikarenakan belum adanya Instrumen B-IPQ yang valid dan reliabel untuk dipakai mengukur persepsi penyakit di Indonesia. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan uji validitas dan reliabilitas Instrumen BIPQ versi Indonesia.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen B-IPQ versi Indonesia pada pasien diabetes melitus di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie kota Pontianak.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan cara survei analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Jumlah sampel 30 orang pasien diabetes melitus dengan cara non probability sampling dan teknik purposive sampling. Uji validitas dilakukan dengan metode Pearson correlation

(nilai korelasi ≥ 0,3) dan uji reliabilitas menggunakan teknik Internal consistency (Cronbach alpha coefficient ≥ 0,7).

Hasil: Hasil uji validitas menunjukkan nilai korelasi masing-masing item > 0.3 (0.05) dan hasil uji reliabilitas menunjukkan Cronbach alpha coefficient ialah 0.812 > 0.7 (0.05).

Kesimpulan: Instrumen B-IPQ versi Indonesia valid dan reliabel untuk mengukur persepsi penyakit pada pasien diabetes melitus di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak sehingga dapat digunakan untuk menggambarkan tanggapan / persepsi pasien terhadap ancaman penyakit yang dideritanya.

Kata Kunci   : Validitas, Reliabilitas, B-IPQ versi Indonesia, Diabetes melitus


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.