NANOENKAPSULASI EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya LINN.) MENGGUNAKAN KITOSAN DAN UJI EFEKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIINFLAMASI

Gustianingsih .

Abstract


Pepaya merupakan salah satu tanaman khas Kalimantan Barat yang
berkhasiat sebagai antiinflamasi, analgetik, antimalaria, dan antibakteri. Penelitian
ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol daun pepaya menjadi sediaan
nanopartikel dan menguji aktivitasnya sebagai antiinflamasi. Formulasi
nanopartikel dibuat dengan metode gelasi ionik menggunakan polimer kitosan
(0,25%-1%) dengan crosslinker natrium tripolifosfat (0,25%). Nanoenkapsulasi
ekstrak etanol daun pepaya dievaluasi karakteristiknya meliputi distribusi ukuran
partikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, morfologi partikel dan efisiensi
penjerapan. Selanjutnya nanopartikel diujikan aktivitas antiinflamasinya pada
tikus putih jantan wistar dengan dosis 100 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB yang
diinduksi karagenan. Hasil karakterisasi menunjukan bahwa nanoenkapsulasi
ekstrak etanol daun pepaya pada Formula 1 dengan perbandingan
Kitosan:Ekstrak:NaTPP (6:1:1) merupakan formula terbaik dengan rata-rata
ukuran partikel 217,3 nm ± 47,8, nilai indeks polidispersitas 0,271, nilai zeta
potensial + 34,3 mV, nilai efisiensi penjerapan sebesar 66,54% ± 0,09 dan
morfologi partikel berbentuk tidak beraturan. Uji aktivitas antiinflamasi
nanopartikel ekstrak etanol daun pepaya yang diberikan secara oral pada dosis 200
mg/kg BB menghasilkan persen daya antiinflamasi sebesar 61,538 %. Hasil
penelitian menunjukan bahwa nanoenkapsulasi ekstrak etanol daun pepaya
kitosan memiliki karakteristik nanopartikel yang baik dan memiliki potensi yang
sangat besar dalam menghambat inflamasi pada tikus jantan wistar yang diinduksi
karagenan.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.