PENGGUNAAN TWEEN 80 SEBAGAI SURFAKTAN DALAM FORMULASI MIKROEMULSI MINYAK ATSIRI DAUN JERUK SAMBAL (Citrus microcarpa Bunge) DAN UJI AKTIVITAS TERHADAP Propionibacterium acnes

Sri Rahayu .

Abstract


ABSTRAK Jerawat adalah penyakit kulit kronis akibat abnormalitas produksi
sebum pada kelenjar sebasea  yang muncul pada saat kelenjar minyak pada kulit
terlalu aktif. Penyebab utama jerawat adalah infeksi dari bakteri
Propionibacterium acne. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan dalam
pengobatan jerawat adalah minyak atsiri daun jeruk sambal (Citrus microcarpa
Bunge). Oleh karena itu, pada penelitian ini akan memformualsikan minyak atsiri
daun jeruk sambal dalam sediaan mikroemulsi dan diuji stabilitas fisika dan kimia
serta  aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acne. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimental, dimana  daun jeruksambal di destilasi
dengan metode destilasi uap kemudian di uji aktivitas antibakteri. Konsentrasi
hambat minimum minyak atsiri sebesar 0,1% dengan zona hambat 11, 4 mm.
Hasil dari uji aktivitas antibakteri  di formulasikam ke dalam empat formula
dengan variasi tween 80 yaitu  FI(24%); FII (28%); FIII (32%); FIV (36%). Hasil
evaluasi menujukan formula yang paling optimum dihasilkan dari formula III.
Diameter rata-rata zona hambat mikroemulsi FIII, kontrol positif dan minyak
atsiri 0,1% yaitu 11,4 ±0,2; 31,2±0,1; 11,4 ±0,3. Hasil  evaluasi mikrobiologi di
analisis menggunkan SPSS. Aktivitas formula III mikroemulsi tidak berbeda
signifikan dengan aktivitas minyak atsiri 0,1% dan berbeda signifikan dengan
kontrol positif.  Jadi Formula III mikroemulsi  dapat mempertahankan aktifitas
antibakteri minyak atsiri.   
Kata Kunci : Jerawat, Propionibacterium acne, Jeruk Sambal, tween 80

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.