EVALUASI PENGOBATAN PENYAKIT PNEUMONIA PADA PASIEN BALITA DENGAN PENDEKATAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT ( MTBS ) DI PUSKESMAS KAPUAS KABUPATEN SANGGAU

Riska Dian Hardanti .

Abstract


Pneumonia adalah salah satu penyakit infeksi yang masih merupakan penyakit
utama penyebab kesakitan bayi dan balita di Kab. Sanggau khususnya wilayah
kerja Puskesmas Kapuas. Pneumonia masih belum berhasil diatasi dengan capaian
sangat rendah dalam hal penemuan penderita pneumonia. Salah satu upaya untuk
mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui program Manajemen Terpadu
Balita Sakit (MTBS). MTBS merupakan pelayanan terpadu meliputi upaya
preventif (pencegahan penyakit), perbaikan gizi, promotif (konseling), dan kuratif
(pengobatan). Antibiotik merupakan jenis obat untuk mengobati penyakit
pneumonia. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dapat menyebabkan
resistensi. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengobatan penyakit
pneumonia khususnya penggunaan antibiotik pada pasien balita dengan
pendekatan MTBS di Puskesmas Kapuas Kab.Sanggau. Metode penelitian ini
cross sectional study (potong lintang) yang bersifat deksriptif dengan bahan
penelitian yang digunakan adalah lembar tata laksana balita sakit dan resep obat.
Hasil penelitian yang diperoleh menyimpulkan bahwa kepatuhan Puskesmas
Kapuas dalam menerapkan MTBS sebagian besar sudah sesuai meliputi penilaian
pemeriksaan, klasifikasi pneumonia, tindakan, dan konseling. Antibiotika yang
paling banyak digunakan adalah kotrimoksazol (79%) dan amoksisilin (21%),
bentuk sediaan yang banyak digunakan adalah sirup (51,16%) dibandingkan
dengan tablet (48,83%). Untuk frekuensi, lama pemberian, dan dosis antibiotik
sudah sesuai (100%) dengan MTBS. Kesimpulannya, Puskesmas Kapuas sudah
menjalankan pengobatan pneumonia pada balita sesuai dengan pedoman MTBS.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.