ANALISIS PENGARUH MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PUSKESMAS BENGKAYANG KABUPATEN BENGKAYANG

ANDOI B11212029

Abstract


Kepuasan dan motivasi kerja merupakan sesuatu yang bersifat individual. Setiap individu memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan sistem nilai yang berlaku pada dirinya. Dengan demikian, kepuasan merupakan evaluasi yang menggambarkan seseorang atas perasaan sikapnya senang atau tidak senang, puas atau tidak puas di dalam bekerja. Tinggi rendahnya kinerja pegawai salah satunya tergantung dengan baik tidaknya motivasi yang diberikan oleh atasan dan kepuasan kerja pegawai. Jadi, jika motivasi kerja yang diberikan oleh atasan baik dalam melaksanakan tugas dan adanya kepuasan kerja yang baik, maka pegawai akan memiliki kinerja yang baik pula, demikian juga sebaliknya. Puskesmas Bengkayang dalam Profil Puskesmas Bengkayang Tahun 2013 menyebutkan bahwa ada beberapa capaian program yang belum memenuhi target, khususnya target pada 6 (enam) pelayanan wajib Puskesmas yang dibandingkan dengan target yang ditetapkan dalam SPM Bidang Kesehatan. Banyaknya target yang belum tercapai dapat diindikasikan sebagai kinerja yang belum optimal dari Puskesmas Bengkayang. Hal ini juga menunjukan apakah pegawai mempunyai motivasi kerja atau tidak begitu juga dengan kepuasan kerjanya. Keadaan ini merupakan salah satu gambaran yang menunjukkan performance kerja Puskesmas Bengkayang belum cukup baik.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh antara motivasi dan kepuasan kerja secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai  Puskesmas Bengkayang Kabupaten Bengkayang. Karena sedikitnya jumlah populasi, maka dalam penelitian ini, digunakan metode sensus, yaitu dengan memberikan kuesioner pada seluruh populasi yang berjumlah 43 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.

Berdasarkan hasil analisis data, motivasi tidak berpengaruh secara parsial terhadap kinerja (p=0,600) dan kepuasan kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja (p=0,000). Secara simultan motivasi dan kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi (R2) adalah 0,530 atau sebesar 53% yang menunjukkan variabel kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel independen motivasi dan kepuasan kerja, sedangkan sisanya sebesar  57% dijelaskan oleh variabel lain.

Kata Kunci: Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawai


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.